// google analytics // end google analytics Universitas Sam Ratulangi - Pembukaan Studium Generale Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Luar biasa/ Wabah

Bahasa Indonesia

Dengan selesainya Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Tumou Tou (T2),

Univesitas Sam Ratulangi tidak lagi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun akademik 2017/2018

Pembukaan Studium Generale Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Luar biasa/ Wabah

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Universitas Sam Ratulangi menyelenggarakan Studium Generale yang di laksanakan di Ruang Rapat A Gedung Rektorat Lantai IV pada hari Kamis 4 mei 2017.

Dalam Pembukaan Studium Generale mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa/Wabah ini, Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen. J. Kumaat. M.Sc DEA dalam sambutannya mengatakan :” Kuliah umum ini semakin penting di laksanakan untuk menambah wawasan baru yang aktual dan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Di kaitkan dengan isu kesehatan di Indonesia di sadari bahwa wilayah negara kita memang tergolong rawan terhadap bencana baik fenomena alam maupun man-made dissaster. Salah satu upaya preventif di atas adalah public awareness, hal yang sangat penting dan strategis.
Pada akhirnya manusialah yang harus sadar dan mampu membuat perubahan”.

Asisten deputi pencegahan dan penanggulangan penyakit Drg. Naalih Kelsum. MPH pun memberikan sambutannya : “Mahasiswa perlu di perkaya untuk dapat memiliki paradigma kesehatan yang komprehensif agar mampu berperan dalam penanganan isu-isu kesehatan masyarakat”.


Hadir juga mewakili Gubernur Sulawesi Utara Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan M. Rudy Mokoginta dalam sambutannya bahwa Salah satu misi pembangunan Sulawesi Utara yakni mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berwawasan lingkungan.