// google analytics // end google analytics Universitas Sam Ratulangi - Puncak Dies Natalis ke 57 Fakultas Pertanian

Bahasa Indonesia

Puncak Dies Natalis ke 57 Fakultas Pertanian

Mensyukuri dies natalis fakultas pertanian ke 57 dan mensyukuri 57 tahun Fakultas Pertanian dalam menjalankan Tridarma perguruan tinggi,  Fakultas Pertanian mengadakan acara puncak dies natalis pada hari Jumat tanggal 26 mei 2017 di selenggarakan di Gedung Graha Bumi Bringin yang dihadiri oleh Rektor Unsrat, Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Bupati Minahassa Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan,  Kepala BPTP Provinsi Sulawesi Utara, Wakil Rektor 3, dekan-dekan, wakil-wakil dekan, pimpinan dan anggota senat fakultas Pertanian, Guru besar, dosen, staf pendidikan dan mahasiswa.

Dies Natalis ke 57 ini , Fakultas Pertanian mengembangkan program pembelajaran bermutu, pengembangan IPTEKS berbasis sumberdaya lokal yang bermutu dan ramah lingkungan, dan pelayanan kepada masyar

 

akat yang  bermutu hal ini di kembangkan untuk mewujudkan fakultas pertanian yang unggul dan inovatif dalam menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) dan produk riset pertanian yang berwawasan lingkungan 2018, berorientasi pada kawasan Wallacea.

Dalam Acara tersebut Rektor Unsrat menyampaikan sambutannya “ Pertanian masih tetap menjadi sektor primer dalam perekonomian Indonesia. Provinsi Sulawesi Utara merupakan  provinsi dengan wilayah strategis sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi melalui proses produksi dan pengelolaaan sumberdaya pertanian. Gengsi tinggi pertanian memang harus dikembalikan sehingga anak – anak kita berlomba kuliah di Pertanian karena mereka tahu bahwa menjanjikan dan pentingnya pertanian bagi kelangsungan hidup manusia”.

“ Semoga Fakultas Pertanian dapat tetap solid dalam menata kelola jurusan serta program studi yang ada.”tutur rektor

 Gubernur Sulawesi Utara yang turut hadirpun memberikan sambutannya bahwa “ pemberdaya masyarakat yang meliputi semua aspek kehidupan masyarakat , termasuk dalam pembangunan ekonomi pertanian berarti melaksanakan langkah modernisasi. Membuka peluang bagi kita semua, khusunya Sulawesi Utara untuk meletakkan pembangunan ekonomi pertanian desa melalui program-program pemberdayaan masyarakat diatas landasan konsep Trisakti sehingga dapat terwujud kemandirian ekonomi desa. Tentunya semua perlu keseriusan, komitmen, dan konsistensi pemerintah melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik bersama-sama dengan masyarakat yang memiliki daya juang tinggi untuk maju, keduanya dilandasi dengan semangat Trisakti”

 

Kesuksesan akan datang pada orang-orang yang berani bertindak. Ia jarang menghampiri orang yang malu dan takut menghadapi konsekuensi-konsekuensi, artinya untuk menuju kemandirian ekonomi dalam pembangunan ekonomi pertanian, maka kita harus memiliki tekad yang kuat dan keberanian untuk melakukan perubahan dan perbaikan,tutur Gubernur Sulut.