buy clomid appearance surgical order flomax regimen treatment order zithromax without prescrption massages surgery buy amoxicillin Wetting Muscle order ventolin familiar beyond order dapoxetine without prescrption colored perhaps buy priligy too movement
Skip to content

Green color

Cari

Bahasa


Alamat Kampus:
Kampus Unsrat, Bahu Manado 95115
Telp. (0431)863886,863786
Fax. (0431)822568
Email: rektorat@unsrat.ac.id
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1084
mod_vvisit_counterKemarin2465
mod_vvisit_counterMinggu ini12376
mod_vvisit_counterMinggu lalu16371
mod_vvisit_counterBulan ini51546
mod_vvisit_counterBulan lalu64505
mod_vvisit_counterTotal5204666

Tamu Online: 118
IP anda: 54.204.127.191
Waktu: 2014-07-25 11:38
Rektor UNSRAT akhirnya dilantik

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Rektor Universitas Sam Ratulangi di lantik oleh Menteri Pendidikan Nasional Bambang Soedibyo di kantor Pendidikan Nasional Jakarta (14/7/2008).

Sejak Oktober 2007 hingga Juli 2008 dengan 2 kali pemilihan rektor, akhirnya Prof Dr. Donald A. Rumokoy, SH.,MH menggantikan Prof.Dr.Ir. L. W. Sondakh, MEc sebagai rektor Unsrat. Hal ini berdasarkan surat undangan pelantikan Nomor 33532/A4.2/KP/2008 tertanggal 9 Juli 2008 yang di tandatangani Sekretaris Jendral Departemen Pendidikan Nasional Dodi Nandika dan pelantikan dilangsungkan di ruang Sidang Graha Utama lantai III Depdinas RI pukul 15.00 WIB.

Prof Dr. Donald A. Rumokoy, SH.,MH, terpilih sebagai rektor Unsrat periode 2008-2012, setelah dalam pemilihan yang di hadiri 110 anggota senat memperoleh 57 suara, sementara Prof Elen Kumaat memperoleh 42 suara dan Prof Sarah Warouw 11 suara.

Rumokoy yang lahir di desa Tincep, Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa, 28 Agustus, 1956, adalah juga sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi mengatakan kepada media setelah ditetapkan sebagai Rektor Unsrat 2008-2012 bahwa, 'ini bukan suatu pertandingan, ada menang ada kalahnya. Tapi ini merupakan suatu proses demokrasi yang dengan demikian ini kemenangan domakrasi. Setelah ditetapkan sebagai Rektor, yang pertama saya lakukan adalah melakukan konsolidasi di Unsrat mulai dari staf sampai ke para pejabat. Saya ingin menciptakan hubungan komunikasi yang baik mulai dari bawah sampai keatas. Saya akui, sebelumnya suasana kurang akrab dan ada blok-blok. Inilah yang akan saya benahi, karena untuk memajukan unsrat butuh kerja sama di semua pihak. Saya ingin Unsrat menjadi universitas yang besar dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi di Jawa.  Untuk meningkatkan kualitas ini, tidak semudah membalikan telapak tangan. Banyak faktor yang harus diperhatikan, salah satunya tenaga pengajar dan fasilitas di Unsrat. Sedangkan untuk kabinet kedapan nanti saya memprioritaskan orang-orang yang bisa membantu saya. Saya tidak akan memilih pendukung atau bukan pendukung. Prinsipnya saya harus berkualitas dan bisa kerja tim. Meski saya merangkul semuanya, saya tetap menerapkan sistem kehati-hatian. Saya tidak mau ada yang merusak sistem kerja yang dibangun. Saya tidak mau ada duri dalam daging sehingga menjadi fitnah bagi saya. Bliau juga mengatakan, untuk meningkatkan kualitas para mahasiswa dan lululsannya, diawali dengan meningkatkan kualitas para dosen dengan disiplin mengajar serta penambahan sarana teknologi informasi termasuk juga buku-buku. Dan yang paling penting di sini menurut bliau adalah faktor dosen, tidak ada dosen yang tidak masuk. Pertemuan dengan mahasiswa harus sesuai dengan aturan dan jadwal yang ditetapkan. Disiplin yang ketat akan diterapkan pada 10 fakultas yang ada di Unsrat karena ini sudah terapkan pada fakultas Hukum Unsrat yang dipimpinnya. Mereka yang tidak terbiasa dengan disiplin akan mendapatkan teguran dan ini dilakukan demi kemajuan Unsrat. Rektor mengakui, untuk peningkatan universitas pastilah ada harga yang harus dibayar, dan untuk itu perlu dukungan dan bantuan dana dari pihak luar maupun pemerintah. Menurutnya, bila 20% persen dana pendidikan itu direalisasikan sesuai undang-undang, itu pun sudah cukup baik. Upaya lain yang akan dilakukan untuk terus meningkatan pendidikan dosen adalah mencari spnsor dan kerjasama dengan berbagai pihak.

Bliau juga menjelaskan kepada media, Unsrat memiliki pola ilmiah pokok, yakni tentang kemaritiman atau kelautan.  Karena wilayah Sulawesi Utara sebagian besar adalah laut. Ini menjadi perhatian khusus lewat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Dan Unsrat tidak mau kalah. Daerah Sulawesi Utara memiliki potensi laut, dan ini menjadi fokus perhatiannya. Apalagi, akan ada Konferensi Kelautan Dunia atau World Ocean Conference (WOC) pada 11-15 Mei tahun 2009 di Manado. Yang jelas kami mendukungnya. Karena ini menyangkut masalah kelautan dan lingkungan, kita akan berperan memperhatikan masalah kelautan kita.

Menurutnya Saat ini Universitas Sam Ratulangi  memiliki mahasiswa untuk program S1 sebanyak 15.000 mahasiswa yang didukung sekitar 1800 dosen, sebagian besar lulusan S2, 150 bergelar doktor (S3)  dan 97 Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu dan bliau yakin kedepan Universitas Sam Ratulangi akan menjadi barometer bagi perguruan tinggi di Sulawesi Utara.

Disisi lain pada acara pelantikan Rektor Unsrat oleh Mendiknas Bambang Subidyo ini di warnai suka cita dengan kahadiran sivitas unsrat dan para pejabat Sulut dan Legislator yang antara lain Ketua Komisi II DPR RI E.E. Mangindaan, Ketua PAD I DPD RI Marhani Pua, Gubernur Sinyo H. Sarundayang, Bupati Minahasa Vreeke Runtu, Walikota Bitung Hanny Sondakh, Kejati Sulut Titiek Mokodompit, para Pembantu Rektor, para Dekan, PD- III se-Unsrat, Kepala Biro, dosen dan pegawai Unsrat serta simpatisan dari masyarakat Sulut lainnya.yang rela menunggu di lantai satu dan menonton pelantikan Rektor di layar TV yang disediakan oleh panitia setempat.  @StevK.

{gallery}pelantikan/pelantikan_rektor_unsrat{/gallery}