menu

Kuliah Umum Menteri Keuangan: Kebijakan Fiskal Indonesia


 Kamis, 17 Januari 2019     10:44 PM     493     Peristiwa
Kuliah Umum Menteri Keuangan: Kebijakan Fiskal Indonesia

Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA dalam sambutannya mengatakan : UNSRAT bukan mengejar peringkat 31, bahkan 22 di Sinta atau status BLU saat ini dan Akreditasi A, namun dengan visi menjadi universitas yang unggul dan berbudaya, UNSRAT bertekad menghasilkan sumberdaya dan karya sebagai institusi tumou tou untuk memanusiakan manusia. 

Lingkungan revolusi industri dan globalisasi intoleransi dan radikalisme yang makin menjadi adalah sebagian tantangan yang butuh aksi demi pemerataan dan kokohnya NKRI, UNSRAT butuh sentuhan Sang Dewi Padi. Dengan diresmikan Tax Center pusat pajak yang ada di UNSRAT, niscaya tercipta kesejahteraan yang melonjak.  UNSRAT dukung prioritas pembangunan SDM dan infrastruktur Revitalisasi maritim sebagai penghubung dengan effisiensi jalur optimalisasi produksi dan ekspor dengan parameter terukur serta pelestarian lingkungan, pemanfaatan efektif daerah yang subur juga melestarikan local wisdom, budaya dan nilai-nilai luhur.  Ke-bhinekaan-an tanpa tunggal ika bisa menghasilkan anarki, Tunggal ika tanpa ke-bhineka-an bisa melahirkan hegemoni sedangkan Bhineka Tunggal Ika yang integritas menciptakan harmoni. Paduan aneka ragam yang indah bagaikan pelangi dan simponi.

 UNSRAT mendukung terciptanya ini melalui program Pemerintah Jokowi. 
Menteri Keuangan RI Ibu Sri Mulyani Indrawati SE. M.Sc. Ph.D dalam kuliah umum ini mengambil tema "Kebijakan Fiskal Indonesia"
Kuliah Umum ini menjelaskan 5 hal :
1.Kebijakan Fiskal dalam Perekonomian Indonesia
2.Kondisi Perekonomian Global
3.Realisasi APBN 2018
4.Kebijakan Fiskal dalam APBN 2019
5.Provinsi Sulawesi Utara dan Kebijakan Transfer ke daerah dan Dana Desa.

Dalam konsep Presiden Ir Joko Widodo, Sulawesi Utara adalah pintu depan menghadap dunia. Dengan di bukanya Tax Center di Universitas Sam Ratulangi, ini adalah salah satu instrumen yang luar biasa penting yaitu APBN di mana pajak merupakan bagiannya.  Kenapa Fiskal penting, karena dia bisa menciptakan perekonomian yang lebih inklusif. Menteri Keuangan berharap, Universitas Sam Ratulangi akan terus menjadi salah satu universitas yang terus membangun manusia untuk menciptakan kualitas manusia yang lebih baik

 Administator

Bagikan