menu

Laboratorium Unsrat Diminta Bantu Tangani Deteksi Covid 19: Test PCR, Bisa Sampel 300-500 per Hari


 Selasa, 02 Juni 2020     5:10 PM     1989     Peristiwa
Laboratorium Unsrat Diminta Bantu Tangani Deteksi Covid 19: Test PCR, Bisa Sampel 300-500 per Hari

Manado, 02-06-2020 - GUBERNUR Sulawesi Utara, Olly Dondokambey meminta Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) untuk terus membantu penanganan pandemi Covid 19. Hal ini diutarakan saat melakukan video conference meeting zoom membahas penanganan pandemi Covid19 bersama Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA, Senin (1/6/2020).

Di kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi dukungan pihak Unsrat dalam penanganan Covid-19. Menurut Olly, berdasarkan diskusi beberapa waktu lalu dengan Rektor Unsrat bahwa fasilitas di Unsrat dapat ditingkatkan untuk membantu pemeriksaan sampel Covid-19. “Terima kasih kami tentunya bagi Unsrat yang terus membantu, dan memang selama ini kami kekurangan peralatan untuk mempercepat penanganan Covid 19. Hingga saat ini laboratorium baru ada dua yakni di RSUP Prof Kandou dan satu di balai pusat Kemenkes. Untuk balai pusat Kemenkes di Mapanget, menjadi kendala karena harus menjadi wilayah regional yang ada di wilayah timur, Maluku Utara dan sekitarnya sehingga menumpuk hasil PCR yang ada padahal sehari dia bisa menyelesaikan sekitar 80-90 sampel. Demikian juga RSUP Kandou yang sangat terbatas karena belum maksimal,” kata Olly.
Namun bersyukur karena dalam diskusi dengan rektor Unsrat, Prof Ellen Kumaat ternyata Unsrat memiliki laboratorium yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan PCR. “Unsrat ternyata dapat membantu untuk PCR, tinggal di dorong sedikit dan bisa dimanfaatkan. Saya akan bicara dengan jajaran yang ada di Pemprov secepatnya kita dorong laboratorium ini agar bisa dimanfaatkan sehingga kita bisa mempercepat deteksi gejala covid 19 di masyarakat Sulut,” tambahnya.

Sementara itu Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengungkapkan sejauh ini memang Unsrat memiliki laboratorium yang bisa dimanfaatkan untuk PCR atau polymerase chain reaction. “Jika dimanfaatkan maka bisa mendeteksi 300-500 sampel per hari. Tentunya ini akan sangat membantu pengambilan tindakan medis bagi pasien yang diduga terinfeksi covid 19,” jelasnya.

Kumaat berharap laboratorium Unsrat ini bisa dimanfaatkan melalui support dan kerjasama dengan Pemprov Sulut. “Intinya kami siap membantu pemerintah daerah dengan fasilitas yang kami miliki, dengan harapan bantuan ini bisa mempercepat penanganan pandemi covid 19,” tutur Kumaat (*)

 Alwin M. Sambul

Bagikan