menu

Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB)


 Senin, 29 Juli 2019     10:43 PM     1388     Peristiwa
Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB)

Manado, Senin, 29 Juli 2019 -  Universitas Sam Ratulangi Manado menggelar penerimaan mahasiswa baru dan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB),  di auditorium Unsrat. Ribuan mahasiswa baru mengikuti kegiatan ini. Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA dalam sambutannya mengatakan : Kegiatan PK2MB harus benar-benar dilaksanakan secara cerdas dan penuh tanggung jawab, kedepan para mahasiswa baru dipersiapkan untuk dapat melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri sekaligus mempercepat proses adaptasi dilingkungan yang baru. Lewat PK2MB, mahasiswa mulai dipersiapkan untuk nantinya menjadi alumni perguruan tinggi yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran ahlak dan berdaya saing global.

Rektor berharap, PK2MB tahun ini menjadi ajang penyadaran akan pentingnya pemahaman tentang globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang menuntut mahasiswa untuk menjadi orang-orang yang menghayati dan memiliki literasi data, literasi teknologi dan literasi kemanusiaan. Rektor mengajak kita bergandengan tangan untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan kampus yang semakin baik lagi, semakin kondusif untuk melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi demi masa depan bangsa yang bersama-sama kita cintai.

Gubernur SULUT yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Bpk. dr. Jemmy Lampus M.Kes dalam sambutannya mengatakan : Pemerintah Provinsi merespon positif kegiatan ini dan berharap dapat terlaksana dengan baik serta sesuai dengan prosedur dan ketentuan. Salah satu karakteristik yang dijumpai pada diri mahasiswa adalah secara psikologis belum siap untuk melaksanakan proses pembelajaran Pendidikan Tinggi, untuk membawa dirinya sebagai model intelektual dalam bermasyarakat di kemudian hari. Gubernur berharap, dalam setiap pengenalan kampus di UNSRAT, tidak meninggalkan nilai humanis sehingga terhindar dari kegiatan seperti militerisasi. Gubernur mengingatkan proses pengenalan kampus harus berkesan mendidik dan berkarakter.

 Administator

Bagikan